AlatUji – pH air laut merupakan salah satu parameter penting dalam menentukan kesehatan ekosistem perairan. Nilai pH menunjukkan tingkat keasaman atau kebasaan air laut, yang secara langsung memengaruhi kehidupan organisme seperti ikan, plankton, dan terumbu karang. Perubahan kecil pada pH air laut dapat membawa dampak besar terhadap keseimbangan lingkungan laut. Oleh karena itu, pemantauan dan pemahaman mengenai pH air laut menjadi hal yang sangat krusial dalam pengelolaan sumber daya kelautan.
Apa Itu pH Air Laut?

pH air laut adalah ukuran konsentrasi ion hidrogen dalam air laut yang menentukan apakah air bersifat asam, netral, atau basa. Skala pH berkisar dari 0 hingga 14, di mana angka 7 dianggap netral. Secara umum, pH air laut berada pada kisaran 7,5 hingga 8,4 yang tergolong sedikit basa.
Nilai pH ini dipengaruhi oleh berbagai faktor alami seperti fotosintesis organisme laut, respirasi, serta interaksi antara air laut dan atmosfer. Namun, aktivitas manusia juga turut berkontribusi terhadap perubahan pH, terutama melalui peningkatan emisi karbon dioksida (CO₂) yang menyebabkan proses asidifikasi laut.
Mengapa pH Air Laut Penting?

Keseimbangan pH air laut sangat penting bagi kelangsungan hidup biota laut. Organisme seperti kerang dan terumbu karang membutuhkan kondisi pH stabil untuk membentuk struktur kalsium karbonat. Ketika pH menurun dan air menjadi lebih asam, proses pembentukan cangkang dan rangka karang menjadi terganggu.
Selain itu, perubahan pH juga dapat memengaruhi rantai makanan laut. Mikroorganisme dan plankton yang sensitif terhadap perubahan kimia air dapat mengalami penurunan populasi, sehingga berdampak pada spesies yang bergantung padanya.
Dampak Perubahan pH Air Laut terhadap Ekosistem

Perubahan pH air laut yang signifikan dapat menyebabkan berbagai konsekuensi ekologis, antara lain:
-
Penurunan populasi terumbu karang akibat asidifikasi
-
Gangguan sistem reproduksi organisme laut
-
Perubahan distribusi spesies di perairan
-
Menurunnya kualitas habitat laut
Asidifikasi laut yang dipicu oleh peningkatan CO₂ global menjadi salah satu isu lingkungan utama saat ini. Oleh sebab itu, monitoring kualitas air laut menjadi bagian penting dalam strategi mitigasi perubahan iklim.
Cara Monitoring pH Air Laut Secara Akurat

Pemantauan pH air dapat dilakukan menggunakan sensor pH digital yang dirancang untuk lingkungan bersalinitas tinggi. Pengukuran biasanya dilakukan secara berkala atau real-time untuk mendapatkan data yang konsisten.
Dalam sistem monitoring yang lebih luas, pengukuran pH sering dikombinasikan dengan parameter lain seperti suhu, salinitas, dissolved oxygen (DO), konduktivitas, TDS, hingga kekeruhan air. Pendekatan multiparameter ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perairan sehingga analisis kualitas air menjadi lebih akurat dan komprehensif.
Untuk kebutuhan monitoring profesional, tersedia berbagai produk water quality monitoring yang dapat digunakan sesuai aplikasi lapangan. Di Alatuji, Anda dapat menemukan beragam perangkat seperti pH meter digital, DO meter, conductivity meter, multiparameter water quality tester, hingga data logger untuk pemantauan jangka panjang. Seluruh produk tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan industri, penelitian lingkungan, perikanan, hingga pengelolaan sumber daya air.
Informasi lengkap mengenai berbagai alat pengujian kualitas air dapat Anda lihat melalui halaman resmi produk water quality monitoring di Alatuji yang menyediakan solusi pemantauan air secara akurat, efisien, dan terintegrasi.
Upaya Menjaga Stabilitas pH Air Laut
Menjaga kestabilan pH air memerlukan pendekatan global dan lokal. Secara global, pengurangan emisi karbon menjadi langkah utama untuk mengurangi asidifikasi laut. Sementara itu, pada tingkat lokal, pengendalian limbah dan pencemaran laut dapat membantu menjaga kualitas perairan tetap stabil.
Monitoring rutin menjadi kunci utama dalam memahami tren perubahan pH air. Data yang akurat memungkinkan peneliti dan pengelola lingkungan mengambil langkah strategis untuk mencegah kerusakan ekosistem lebih lanjut.
| Baca juga: artikel kami tentang “Mengenal Water Quality Monitoring Perannya dalam Kualitas Air“ |
Kesimpulan
pH air laut merupakan indikator penting dalam menilai kesehatan ekosistem laut. Perubahan kecil pada nilai pH dapat memberikan dampak besar terhadap organisme dan keseimbangan lingkungan perairan. Dengan pemantauan yang tepat dan penggunaan teknologi monitoring yang andal, perubahan kondisi laut dapat dideteksi lebih dini. Upaya menjaga kestabilan pH air menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan keberlanjutan sumber daya kelautan di masa depan.
Terhubung Lebih Dekat dengan Alatuji di Media Sosial
- Instagram: @alatujiindonesia
- Facebook: Jual Alat Uji
- Medium: @sosmedalatuji
- LinkedIn: Alat Uji Indonesia