Cuaca Ekstrim Mempengaruhi Perkembangan Hewan Ternak

Cara mengatasi pengaruh buruk cuaca ekstrim yang dapat mempengaruhi kesejahteraan hewan ternak dengan Hobo Data Logger.

Perubahan iklim, didefinisikan sebagai ketidakseimbangan jangka panjang pada kondisi cuaca seperti suhu, radiasi, angin dan curah hujan. Perubahan iklim adalah salah satu ancaman utama untuk kelangsungan hidup berbagai spesies, ekosistem dan keberlanjutan sistem produksi ternak di seluruh dunia, terutama di negara-negara tropis dan subtropis

Perubahan suhu dan kelembaban di lingkungan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan  bagi hewan ternak. Perubahan suhu yang ekstrim dapat mengakibatkan hewan terkena strees ( heat stress and cold stress ). Stress panas atau stress dingin yang terjadi pada hewan ternak dapat di pengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.

Faktor internal berupa jenis hewan ternak, usai, kondisi tubuh, tingkat metabolisme, dan warna bulu serta kepadatan ( density ). Sedangkan faktor eksternalnya seperti suhu, udara, kelembaban, dan kecepatan angin.

Contoh hewan ternak yang rentan sering terkena stress adalah sapi perah

Stress panas pada ternak sapi perah akan mempengaruhi kesehatan ternak tersebut, yaitu berpengaruh langsung ataupun tidak langsung dalam sistem fisiologi, metabolisme, hormonal, dan imunitas normal. Stres panas di lingkungan hangat adalah salah satu faktor penting yang dapat berpengaruh negatif pada produksi susu, reproduksi, dan kesehatan sapi perah (Jordan, 2003

Sapi perah yang dibesarkan dalam iklim tropis lebih sering menderita stres panas, akibat produktifitas mereka yang tinggi, mengalami perubahan-perubahan fisiologis dan perilaku yang disebabkan oleh stres panas, di mana suhu lingkungan tinggi, kelembapan relatif, dan radiasi sinar matahari menghalangi penghilangan panas (Silva et al. 2002).

Perubahan suhu pada kandang dapat mempengaruhi perubahan denyut jantung dan frekuensi pernapasan sapi. Denyut jantung sapi yang sehat pada daerah nyaman (suhu tubuh 38,6oC) adalah 60 – 70 kali/menit dengan frekuensi nafas 10 – 30 kali/menit (Ensminger, 1971).


Perubahan  suhu  yang  dilihat  dari  respons  pernapasan  dan  denyut  jantung merupakan mekanisme dari tubuh sapi untuk mengurangi atau melepaskan panas yang diterima dari luar tubuh ternak. Peningkatan denyut jantung merupakan respons dari tubuh ternak untuk menyebarkan panas yang diterima ke dalam organ-organ yang lebih dingin (Anderson, 1983).


Bagaimana cara menangani masalah suhu dan kelembaban di peternakan  Anda?

HOBO U23 Pro v2 External Temperature/Relative Humidity Data Logger

Pertama-tama, Anda perlu tahu apa yang Anda hadapi. Melakukan inventarisasi keadaan peternakan  Anda adalah langkah pertama. Di sinilah kami dapat membantu Anda dalam menangani masalah pada peternakan Anda.

HOBO U23 Pro v2 External Temperature/Relative Humidity Data Logger sangat cocok digunakan untuk memantau peternakan  Anda. Sehingga dapat memebantu Anda memantau suhu dan kelembaban sehingga menjaga kualitas sapi Anda dan menaikkan keuntungan Anda.  Selain peternakan, alat ini  juga sangat cocok di pasang pada perkebunan, gudang penyimpanan, pertanian, dll

Kami juga menjual berbagai macam timbangan untuk menimbang hewan-hewan ternak anda ( info lebih lanjut cek di sini timbanganindonesia.com )

Dan kami juga memiliki Hobo Data Logger lainnnya yang sangat cocok untuk memantau pemakaian energi, , aliran udara , kecepatan udara,  tekanan udara, tegangan DC dan  AC, intensitas cahaya, aliran air  yang ada di dalam ruangan Anda.

Kami juga menyediakan jasa audit stuktur bangunan. Dan kami juga menjual berbagai alat pengujian dan alat monitoring seperti alat uji pohon,  alat monitoring cuacaalat uji kekerasan,  dan alat pengujian lainnya dengan harga yang terjangkau.

Informasi pemesanan silahkan menghubungi nomor telepon  021 8690 6777 dan email alfin@taharica.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *