Memantau Iklim Perkebunan Menggunakan HOBO Data Logger

Weather Station Kits

Sudahkan Anda menggunakan HOBO Data Logger untuk membantu mengelola perkebunan Anda?

Iklim dan cuaca sebagai salah satu faktor penting dalam pertumbuhan, perkembangan dan pengelolaan perkebunan yang sampai kini belum sepenuhnya dipahami dan dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini, disebabkan masih terbatasnya kuantitas data maupun pemahaman iklim dalam hubungannya dengan berbagai aspek perkebunan. Sampai saat ini pemanfaatan data iklim masih bersifat umum yaitu untuk memperkirakan waktu melakukan tindakan kultur teknis, seperti pembibitan, pembukaan lahan dan waktu pemupukan. Peranan iklim bagi pekebunan pada masa mendatang perlu lebih ditingkatkan terutama dalam perencanaan serta antisipasi penyimpangan iklim (climate anomaly) maupun perubahan iklim (climate change).

Selain itu, perkebunan kelapa sawit harus mulai membangun jaringan iklim. Pembangunan jaringan iklim yang terkendala dengan mahalnya biaya pembangunan stasiun iklim dapat ditutupi dengan pengadaan AWS. Integrasi antara stasiun klimatologi konvensional dan AWS tetap diperlukan agar dapat diperoleh suatu data iklim yang komprehensif dan kontinu.

Kondisi lingkungan secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan tanaman, oleh karena itu perlu dilakukan pengukuran dan perekaman data cuaca secara riil terhadap faktor lingkungan tersebut untuk mencapai hasil panen dan produksi yang maksimal.yang dimaksud dengan faktor lingkungan itu adalah iklim, suhu, kelembaban, radiasi matahari, curah hujan, angin, kecepatan angin dan evaporasi tekanan udara.

Dengan adanya AWS HOBO RX3000 Online Monitoring kita dapat menerima data suhu dan kelembaban udara, radiasi matahari, kecepatan angin, arah angin, curah hujan ,dimana datanya bukan hanya harian saja tapi setiap saat tercatat secara automatic (secara digital).

AWS  merupakan alat pemantau sekaligus perekam data cuaca yang mampu bekerja secara otomatis  dan sangat sederhana, AWS HOBO RX3000 memiliki kelebihan pada daya tahan baterainya yang dapat terus beroperasi selama 24 jam non stop dengan menggunakan baterai dan bantuan dari solar panel 5 watt yang telah dirancang khusus dengan memanfaatkan energi sinar matahari sebagai suplai utama energi baterai AWS HOBO RX3000. AWS dilengkapi juga dengan memori 32 MB yang mempunyai kapasitas rekam hingga 2 juta data, sehingga dengan interval perekaman data 1 menit dan 5 sensor HOBO RX3000 dapat bertahan hingga 9 minggu non sop ketika kondisi sinyal internet sedang buruk. AWS bekerja secara praktis dan tidak memerlukan perawatan kusus yang rumit. AWS telah dilengkapi dengan sistem tertentu sehingga alat sederhana itu memiliki kemampuan deteksi sampai radius 20 km dari titik dimana AWS  ditempatkan. 

Sistem kerja AWS mampu merekam data : Suhu udara, Radiasi Sinar Matahari, Kecepatan Angin, Kelembaban udara, Arah Angin dan Curah hujan. Secara otomatis data-data dari sensor tersebut akan dapat terekam dalam berbagai pilihan interval waktu : data tiap 10 menit, data setiap 1 jam, data setiap 1 hari, bahkan data sesaat juga dapat dilihat saat itu juga.  Di dalam website hobolink, AWS HOBO RX3000 dikendalikan dengan sistem kusus yang sederhana dan praktis. Data–data dari hal hal yang terekam secara otomatis di Cloud Hobolink dan sekaligus diketahui hanya dalam waktu kurang dari satu menit. 

Iklim (climate) dan cuaca (weather) dinyatakan dengan besaran unsur fisika atmosfer yang nantinya disebut unsur iklim atau unsur cuaca. Unsur iklim atau unsur cuaca terdiri atas suhu udara, intensitas radiasi surya, lama penyinaran, kecepatan dan arah angin, kelembaban udara, tekanan udara, penutupan awan, presipitasi (curah hujan), serta evapotranspirasi.

Cuaca merupakan kondisi yang mewakili keadaan atmosfer dalam jangka pendek pada suatu tempat tertentu. Adapun iklim merupakan rata-rata perubahan unsur-unsur cuaca dalam jangka panjang yang mencakup suatu tempat yang luas. Iklim maupun cuaca merupakan faktor penting dalam pertumbuhan, perkembangan maupun produksi tanaman, tetapi sampai saat ini masih sulit untuk dikendalikan. Oleh karena itu, 2 iklim maupun cuaca seringkali disebut sebagai given factor dalam usaha perkebunan. Peningkatkan pemahaman terhadap peranan ilmu iklim dan cuaca serta pemanfaatannya merupakan upaya penting dalam peningkatan manajemen perkebunan yang lebih baik.

 Hal ini karena iklim-lah yang menentukan jenis tanaman yang dapat ditanam pada suatu kawasan, sedangkan cuaca sangat berpengaruh terhadap hasil per hektar (produktivitas) yang akan diperoleh. Sebagai contohnya, produktivitas sebuah lahan pertanian dari waktu ke waktu selalu berbeda-beda, meskipun jenis bahan tanaman maupun perlakuan kultur teknis yang digunakan sama. Keadaan ini disebabkan kondisi unsur iklim/cuaca (curah hujan, radiasi matahari, dan sebagainya) yang tidak pernah sama untuk setiap tahap pertumbuhan tanaman maupun rentang waktu yang berbeda.

 Iklim mempunyai peranan penting dalam setiap tahapan pengelolaan perkebunan, mulai pembukaan lahan, pengadaan bahan tanaman, pembibitan, pertumbuhan dan perkembangan, pemeliharaan hingga pemanenan. Iklim berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap waktu pelaksanaan setiap kegiatan kultur teknis. Lebih dari itu iklim juga turut berperan dalam mempengaruhi kebutuhan biaya tahunan termasuk kebutuhan tenaga kerja. Akan menjadi sebuah kesalahan besar apabila dalam usaha perkebunan, khususnya kelapa sawit, mengacuhkan peranan iklim dan cuaca. Sampai saat ini, pemanfaatan data cuaca dan iklim hanyalah sebatas pengamatan dan pencatatan data, bahkan tidak jarang iklim menjadi kambing hitam atas permasalahan perkebunan (misalnya penurunan produksi). Berdasarkan uraian-uraian tersebut, tidak bisa dipungkiri bahwa pemahaman peranan iklim untuk pengelolaan pertanaman kelapa sawit perlu ditingkatkan, dibutuhkan  penggunaan alat instrumentasi untuk pengamatan dan pengumpulan data, dan juga analisis serta aplikasinya.

Jika Anda ingin mengelola atau memantau iklim di perkebunan Anda, kami memiliki sejumlah data logger yang dapat membantu Anda memantau iklim di perkebunan Anda seperti

Kami juga memiliki alat pemantau seperti :

Sensor Suhu Udara

Sensor Intensitas radiasi matahari

Sensor Kecepatan dan Arah Angin

Sensor Kelembaban Udara

Sensor Tekanan Udara

Sensor Curah Hujan

Serta Tingkat Kebasahan Daun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *