Penggunaan Data Logger Curah Hujan dalam menganalisis Pola Curah Hujan Terhadap Produktifitas Tanaman Padi Sawah

Data Logger Curah Hujan sangat dibutuhkan disaat saat seperti ini, apalagi sudah memasuki musim hujan. Data Logger Curah Hujan dapat memantau pola curah hujan.

Air merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan makhluk hidup di dunia ini. Ketersediaan air merupakan sesuatu yang sangat vital bagi kehidupan umumnya dan manusia khususnya. Berdasarkan dinamika siklus hidrologi salah satu sumber air utama adalah hujan.Ketersediaan air secara alami dalam skala global adalah tetap, hanya terjadi, variasi baik
terhadap ruang maupun waktu pada skala regional. Berdasarkan studi data sekunder, iklim dan cuaca di daerah Kabupaten Garut dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu : pola sirkulasi angin musiman (monsoonal circulation pattern), topografi regional yang bergunung-gunung di bagian
tengah Jawa Barat; dan elevasi topografi.Analisis karakteristik curah hujan yang ada di wilayah Cikajang dan Bungbulang untuk perencanaan bidang sumber daya air seperti bendung, irigasi, pola tanam tanaman padi, dan juga untuk perencanaan drainase. Data curah hujan yang ada adalah curah hujan harian sehingga dalam perhitungan intensitas curah hujan yang dipakai untuk perencanaan drainase adalah dihitung dengan cara Mononobe, dengan berbagai kala ulang.

Menurut dinamika hidrologi, hujan menjadi salah satu dari sumber air utama. Secara alami proses hujan dihasilkan dari sebuah proses kondensasi uap air di udara yang nantinya akan menjadi awan. Pada suatu kondisi tertentu, awan tersebut akan menghasilkan hujan. Hujan sangat bergantung kepada kondisi cuaca yang terjadi . Kondisi cuaca memiliki peran yang sangat penting di berbagai sektor kehidupan. Salah satu sektor yang kebergantungannya cukup tinggi terhadap kondisi cuaca adalah sektor pertanian.

Petani yang berada didaerah kering akan mengalami kekeringan yang berpeluang gagal panen. Begitupun sebaliknya, petani yang berada di daerah basah akan mengalami banjir dan juga berpeluang mengalami gagal panen. Kegagalan panen yang terjadi mengindikasikan adanya penurunan Faradiba Jurnal EduMatSains, Januari 2020|Vol.4|No.2 140 produktivitas hasil pertanian. Petani yang mengalami penurunan hasil, cenderung memiliki akan mengambil langkah untuk mengubah pola tanam dan menggeser waktu tanam sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan iklim. Perubahan kondisi cuaca yang sekarang ini dirasakan cukup ekstrim, kondisi ini mengakibatkan peningkatan intensitas curah hujan.

Peningkatan intensitas curah hujan yang ekstrim dapat mengakibatkan situasi yang cukup buruk diantaranya yang paling sering adalah banjir. Tidak hanya banjir, beberapa kondisi yang berpeluang besar muncul adalah badai angin, gelombang Tsunami dan banyak lagi dampak negatif yang dapat ditimbulkan. Dari ilustrasi tersebut dapat dikatakan juga bahwa dampak kondisi curah hujan ekstrim yang terjadi pada sektor pertanian dapat mengakibatkan kegagalan panen (Faradiba, 2018). Kegagalan panen yang terjadi secara global dapat berdampak pada penurunan produktifitas maupun kualitas produksi di sektor pertanian.

Sedangkan kita pahami bersama bahwa sektor pertanian merupakan salah satu dari tiga sektor utama dalam peningkatan pembangunan bangsa. Beberapa bentuk pencegahan kegagalan panen yang dikaitkan terhadap intensitas curah hujan antara lain melalui, pergeseran masa tanam dengan melihat pola curah hujan bulanan. Selain dari pergeseran masa tanam, dilakukan penanaman serentak agar ada masa jeda yang sama sehingga organisme pengganggu tanaman dapat mati secara tuntas pada satu waktu tertentu.

Fitur HOBO Rain Gauge (Metric) Data Logger RG3-M

  • Pengukur hujan ember jungkit berkualitas tinggi mencakup pencatat data HOBO Pendant Event. Base station atau shuttle diperlukan.
  • Stempel waktu dan tanggal disimpan untuk setiap tip – memberikan detail yang diperlukan untuk menentukan tingkat curah hujan dan durasi.
  • Alat pengukur hujan yang andal dan teruji di lapangan.
  • Kompatibel dengan perangkat lunak HOBOware dan HOBOware Pro untuk pengaturan, grafik, dan analisis logger.
  • Juga mencatat suhu saat digunakan dengan pelindung radiasi matahari opsional.

Spesifikasi HOBO Rain Gauge (Metric) Data LoggerRG3-M

Rain Gauge
Maximum rainfall rate: 12.7 cm (5 in.) per hour
Calibration accuracy: ±1.0% (up to 1 in./hour for the RG3 or 20 mm/hour for the RG3-M)
Resolution: 0.01 in. (RG3) or 0.2 mm (RG3-M)
Calibration: Requires annual calibration: can be field calibrated or returned to the factory for re-calibration
Operating temperature range: 0° to +50°C (+32° to +122°F)
Storage temperature range: -20° to +70°C (-4° to +158°F)
Environmental rating: Weatherproof
Housing: 15.24cm (6-in.) aluminum bucket
Tipping bucket mechanism: Stainless steel shaft with brass bearings
Dimensions: 25.72 cm height x 15.24 cm diameter (10.125 x 6 in.); 15.39 cm (6.06 in.) receiving orifice
Weight: 1.2 Kg (2.5 lbs)
Part numbers: RG3 (0.01 in. per tip), RG3-M (0.2 mm per tip)

Logger
Time stamp resolution: 1.0 second
Time accuracy: ± 1 minute per month at 25°C (77°F), see Plot B on page 10.
Operating range: -20° to 70°C (-4° to 158°F)
Environmental rating (for logger used outside of rain gauge): Tested to NEMA 6 and IP67; suitable for deployment outdoors
NIST traceable certification: Available for temperature only at additional charge; temperature range -20° to 70°C (-4° to 158°F)
Battery: CR-2032 3V lithium battery; 1 year typical use
Memory: 64K bytes – 16K to 23K tips when recording rain only; 25K to 30K data points when recording rain and temperature
Materials: Polypropylene case; stainless steel screws; Buna-N o-ring; PVC cable insulation

HOBO Pendant Event Data Logger UA-003-64

Mengukur curah hujan secara akurat dengan HOBO Pendant Event Data Logger. Tentukan tingkat curah hujan, waktu, dan durasi setelah penyebaran dengan alat pengukur hujan tipping-bucket standar. Kumpulkan dan simpan peristiwa kontak sesaat dan data suhu secara efisien. Selain itu, dapatkan akses ke data acara mendetail. Data peristiwa hanya disimpan jika terjadi untuk penggunaan memori yang lebih baik. Gunakan pelindung radiasi matahari untuk pengukuran suhu yang akurat dalam aplikasi sinar matahari. Lihat Pelindung Radiasi Surya RS1 (perlu perakitan) dan Pelindung Radiasi Surya M-RSA (sudah dirakit sebelumnya)

Fitur HOBO Pendant Event Data Logger UA-003-64

  • Ideal untuk merekam curah hujan dengan alat pengukur hujan tipping-bucket
  • Rekam tip atau penutupan kontak sesaat dan suhu
  • Penyimpanan data berbasis peristiwa menyediakan data terperinci dan penggunaan memori yang efisien
  • Menyimpan lebih dari 16.000 tip (160 inci curah hujan dengan pengukur hujan 0,01 inci)
  • Termasuk penskalaan ke inci, milimeter, atau unit lainnya

Spesifikasi HOBO Pendant Event Data Logger UA-003-64

External Event Input
Event sensor: Two-wire interface suitable for measuring mechanical and electrical contact closures
Maximum input frequency: 1 Hz (1 pulse per second)
Lockout time: 500 ms
Minimum pulse width: 1 ms (hardware debounce)
Input/output impedance: 100 kΩ
Edge detection: Falling edge, contact closure, or Schmitt-trigger buffer
Preferred switch type: Normally open. For maximum battery life, the event input should be used with its preferred switch type. The logger will work with normally closed switches, but battery life will be compromised.
Open circuit input voltage: Battery voltage; nominally 3.0 V
Maximum input voltage: Battery voltage + 0.3 V
User connection: 24 AWG, 2 leads: white (+), black (-)

Temperature Measurement
Measurement range: -20° to 70°C (-4° to 158°F)
Accuracy: ± 0.53°C from 0° to 50°C (± 0.95°F from 32° to 122°F), see Plot A. A solar radiation shield is required for accurate temperature measurements in sunlight.
Resolution: 0.14°C at 25°C (0.25°F at 77°F), see Plot A
Drift: Less than 0.1°C/year (0.2°F/year)
Response time: Airflow of 2 m/s (4.4 mph): 10 minutes, typical to 90%

Logger
Time accuracy: ± 1 minute per month at 25°C (77°F), see Plot B
Operating range: -20° to 70°C (-4° to 158°F)
Environmental rating: Tested to NEMA 6 and IP67; suitable for deployment outdoors
Drop specification: 1.5 m (5 ft) onto concrete
NIST traceable certification: Available for temperature only at additional charge; temperature range -20° to 70°C (-4° to 158°F)
Battery: CR-2032 3V lithium battery; 1 year typical use
Memory: 64K bytes
Materials: Polypropylene case; stainless steel screws; Buna-N o-ring; PVC cable insulation
Weight: 50 g (1.7 oz.)
Dimensions: 71 x 33 x 23 mm (2.8 x 1.3 x 0.9 inches); 1.8 m (6 ft) cable

Untuk selengkapnya, silahkan kunjungi link dibawah:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *