Indonesia terletak di daerah yang beriklim tropis. Daerah yang beriklim tropis memiliki dua musim, yakni musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan terjadi pada bulan Oktober hingga April, sedangkan musim kemarau terjadi pada bulan April hingga Oktober. Namun, pola musim pada bulan-bulan tersebut tidak lagi dapat digunakan sebagai acuan. Perubahan iklim global yang disebabkan efek global warming telah berpengaruh terhadap iklim dan cuaca di Indonesia.

Beberapa dampak yang ditimbulkan antara lain, musim di Indonesia berubah menjadi tidak menentu, intensitas hujan meningkat, dan meningkatnya banjir di daerah yang selama ini dikenal jarang terjadi banjir. Berbagai dampak tersebut sangat mempengaruhi perencanaan dan perancangan berbagai bangunan yang memerlukan data hidrologi dalam pelaksanaannya.

Bencana banjir sudah menjadi langganan setiap tahun pada saat musim penghujan selama puluhan tahun di wilayah Bekasi. Banjir adalah aliran/genangan air yang menimbulkan kerugian ekonomi atau bahkan menyebabkan kehilangan jiwa. Aliran/genangan air ini dapat terjadi karena adanya luapan-luapan pada daerah di kanan atau kiri sungai/saluran akibat alur sungai tidak memiliki kapasitas yang cukup bagi debit aliran yang lewat.

Bencana banjir selain akibat kerusakan ekosistem ataupun aspek lingkungan yang tidak terjaga tetapi juga disebabkan karena bencana alam itu sendiri seperti curah hujan yang tinggi. Dalam perencanaan bangunan pengendali banjir (saluran drainase, tanggul, dan lain-lain) data masukan curah hujan sangat diperlukan.

0.2 mm Rainfall (2m cable) Smart Sensor S-RGB-M002

Rain Gauge Smart Sensor ini mengukur curah hujan dengan resolusi 0,2 mm, dan akurasi 1% untuk curah hujan hingga 12,7 cm. Mekanisme tipping bucket dipasang pada poros baja tahan karat dengan bantalan kuningan. Model ini mencakup kabel 2m.

Fitur S-RGB-M002

  • Mengukur curah hujan hingga 12,7 cm per jam
  • Resolusi 0,2 mm
  • Maksimum 4000 tip per interval
  • Kabel 2m

Spesifikasi S-RGB-M002

  1. Measurement range: 0–12.7 cm or 0–5 in. per hour; maximum 4000 tips per interval
  2. Operating range: 0° to 50°C (32° to 122°F); survival -40° to 75°C (-40° to +167°)
  3. Mechanism: Tipping bucket, stainless steel shaft with brass bearings
  4. Resolution: 0.2 mm (S-RGB) 0.01 inch (S-RGA) models
  5. Calibration: Requires annual calibration; can be field calibrated by user or returned to factory
  6. Calibration accuracy: ±1.0% at up to 20 mm or 1″ per hour
  7. Housing: Aluminum housing and collector
  8. Dimensions: 22.8 cm height x 15.4 cm diameter (9″ height x 6″ diameter), 154 mm receiving orifice (6.06″)
  9. Approximate weight: 1 Kg (2 lbs)
  10. Cable lengths: 2 meter, 6.5 feet

HOBO RX3000 Remote Monitoring Station Data Logger RX3000

HOBO RX3000, stasiun pencatatan data jarak jauh Onset yang paling fleksibel, menyediakan akses instan ke data lingkungan spesifik lokasi di mana saja, kapan saja melalui internet. Stasiun ini menggabungkan keserbagunaan dan kualitas sensor dari sistem yang lebih mahal, layar LCD onboard, dan kenyamanan pengoperasian plug-and-play. RX3000 adalah sistem yang dapat dikonfigurasi.

Fitur RX3000

  • Dukungan fleksibel untuk berbagai sensor
  • Layar LCD untuk penyebaran lapangan yang mudah
  • Akses data berbasis cloud melalui HOBOlink :
    • Dapatkan akses web 24/7 ke data Anda melalui browser web
    • Verifikasi status sistem RX3000 dari jarak jauh
    • Siapkan dan kelola pemberitahuan alarm melalui web
    • Jadwalkan pengiriman data otomatis
  • Operasi plug-and-play
  • Pemberitahuan alarm melalui teks, email
  • Kandang tahan cuaca ganda yang kokoh
  • Pilihan seluler, Wi-Fi, dan Ethernet tersedia
  • Dapat dikonfigurasi dari perangkat seluler Anda
  • Modul Input Analog, Relai, dan Sensor Ketinggian Air Opsional
  • Pemantauan ketinggian air dan aliran air jarak jauh dengan modul ketinggian air Onset (RXMOD-W1)

Spesifikasi RX3000

Operating Range-40° to 60°C (-40° to 140°F); no remote communications for battery voltage less than 3.9 V DC
Smart Sensor Connectors10
Smart Sensor Network Cable Length100 m (328 ft) maximum
Smart Sensor Data ChannelsMaximum of 15 (some smart sensors use more than one data channel; see sensor manual for details)
Module Slots2
Logging Rate1 second (RX3001 and RX3002) or 1 minute (RX3003 and RX3004) to 18 hours
Time Accuracy±8 seconds per month in 0° to 40°C (32°F to 104°F) range;
±30 seconds per month in -40° to 60°C (-40° to 140°F) range
Battery Type/Power Source4 Volt, 10 AHr, rechargeable sealed lead-acid; external power required using one of these options: AC power adapter (AC-U30), solar panel (SOLAR-xW), or external power source 5 V DC to 17 V DC with external DC power cable (CABLE-RX-PWR)
Rechargeable Battery
Service Life
Typical 3–5 years when operated in the temperature range -20° to 40°C (-4°F to 104°F); operation outside this range will reduce the battery service life
Memory32 MB, 2 million measurements, continuous logging
Alarm Notification LatencyLogging interval plus 2–4 minutes, typical
Enclosure AccessHinged door secured by two latches with eyelets for use with user-supplied padlocks
LCDLCD is visible from 0° to 50°C (32° to 122°F); the LCD may react slowly or go blank in temperatures outside this range
MaterialsOuter enclosure: Polycarbonate/PBT blend with stainless steel hinge pins and brass inserts; Inner enclosure: Polycarbonate; Gaskets: Silicone rubber; Cable channel: EPDM rubber; Cable opening cover: Aluminum with ABS plastic thumb screws; U-Bolts: Steel with zinc dichromate finish
Size18.6 x 18.1 x 11.8 cm (7.3 x 7.1 x 4.7 in.); see diagrams on next page
Weight2.2 kg (4.85 lb)
Mounting3.8 cm (1.5 inch) mast or wall mount
Environmental RatingWeatherproof enclosure, NEMA 4X (requires proper installation of cable channel system)

Untuk Selengkapnya kunjungi link dibawah :

HOBO RX3000 Remote Monitoring Station

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *