Data logger alat ukur pasang surut kedalaman air laut

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem di bumi yang palingproduktif dan paling kaya dari segi hayati. Terumbu karang memberikan manfaat sangat besar bagi jutaan penduduk yang hidup dekat pesisir. Ini merupakan sumber pangan dan pendapatan yang penting, menjadi tempat asuhan bagi berbagai spesies ikan yang diperdagangkan, menjadi daya tarik wisatawan penyelam dan pengagum terumbu karang dari seluruh dunia, memungkinkan terbentuknya pasir di pantai pariwisata, dan melindungi garis pantai dari hantaman badai

Terumbu karang adalah struktur fisik yang terbentuk oleh kegiatan banyakhewan karang kecil yang hidup dalam koloni besar dan membentuk kerangkakapur bersama-sama. Selama ribuan tahun, gabungan massa kerangka kapur tersebut membentuk terumbu besar, yang sebagian diantaranya tampak dari 8 angkasa. ada sekitar 800 spesies karang pembentuk terumbu, yang membutuhkan persyaratan yang rumit, yakni membutuhkan perairan yang jernih, tembus cahaya, dan hangat. Hewan karang yang hidup sendiri, yang dikenal dengan polip, memiliki tubuh seperti tabung dan mulut yang berada di tengah yang dikelilingi oleh tentakel penyengat, yang dapat menangkap makanan.

Di dalam jaringan tubuh polip, hidup mikroalga (zooxanthellae) yang membutuhkancahaya matahari agar tetap hidup. alga ini mengubah cahaya matahari menjadi zat gula (glukosa), yang menghasilkan tenaga untuk membantu kehidupan inang karangnya. alga ini juga memberikan warna cerah pada karang. Permukaan tiga dimensi yang rumit dari terumbu karang menjadi tempat tinggal bagi banyak spesies lain. Sekitar 4.000 spesies ikan ditemui di sini (lebih kurang seperempat dari keseluruhan spesies ikan laut), bersama dengan beraneka ragam biota lainnya – moluska, krustasea, bulu babi, bintang laut, spons, cacing tabung, dan banyak lagi lainnya. kemungkinan ada sejuta spesies ditemui di dalam habitat seluas kira-kira 250.000 km persegi (lebih kurang seluas negeri inggris)

Terumbu karang mempunyai fungsi sebagai

  • Rumah berbagai aneka ragam biota laut,
  • tempat bertelur,
  • tempat memijah,
  • pembesaran,
  • tempat mencari makanan serta
  • tempat tinggal sementara bagi biota laut.

Terumbu karang juga berfungsi sebagai benteng hempasan ombak, arus dan pasang surut bagi pulaupulau dan berbagai ekosistem pantai lainnya seperti padang lamun dan mangrove

1. Ekosistem Perairan Dangkal Dilihat dari bentuk pertumbuhannya, karang dibedakan menjadi enam kategori utama, yaitu karang bercabang (branching), karang padat (massive), karang mengerak (encrusting), karang meja (tabulate), karang berbentuk daun (foliose), dan karang jamur (mushroom). Sedangkan berdasarkan struktur 9 geomorphologi dan proses pembentukannya, terumbu karang terdiri atas empat tipe terumbu, yaitu terumbu karang tepi (fringing reef), terumbu karang penghalang (berrier reef), terumbu karang cincin (attol), dan terumbu karang taka / gusung (Patch reef) (Sudiono, 2008).

Hobo MicroRX 2100 Water Level Station Online Monitoring

MicroRX HOBO 2100 Water Level adalah solusi pemantauan ketinggian air seluler dengan web-enabled untuk air hujan, air banjir, irigasi, hidrologi, dan aplikasi lingkungan. Formula aliran air yang telah diprogram untuk bendung tertentu, cerobong asap, dan tabel pembuangan tahap menghasilkan konfigurasi yang mudah dan intuitif.

Aliran air baru dan perhitungan curah hujan yang terakumulasi, yang dilakukan langsung di stasiun pada saat pengukuran, segera memicu pemberitahuan tentang kondisi ketinggian air kritis.

Stasiun yang ringkas dan tahan lama, bersama dengan sensor ketinggian air tanpa ventilasi, memungkinkan penerapan kondisi yang keras dan pemantauan yang andal. Panel surya terintegrasi opsional atau daya baterai, dengan berbagai sensor pintar plug-and-play, mendukung pemantauan lingkungan yang fleksibel.

Fitur RX2100

  • Alarm sisi stasiun untuk aliran air dan akumulasi curah hujan yang dipicu pada saat pengukuran
  • Sensor level air keramik tanpa ventilasi dengan empat pilihan rentang
  • Kabel sensor ketinggian air yang diperkuat Kevlar dan dapat dipertukarkan
  • Sensor tekanan barometrik terintegrasi
  • Penutup kompak IP66 / NEMA 4X
  • LCD internal memastikan pengaturan dan pengoperasian yang benar
  • Dua opsi daya:
  • Panel surya 1,7 W terintegrasi dengan baterai yang dapat diisi ulang
  • Panel surya eksternal 5 W dan 15 W dapat ditambahkan (RX2104 saja)
  • Baterai lithium AA yang dapat diganti pengguna
  • Input untuk lima sensor plug-and-play
  • Tarif koneksi hingga 10 menit melalui paket data seluler 4G
  • Pemantauan berbasis cloud dan akses data melalui HOBOlink
  • Tersedia dengan ujung sensor baja tahan karat atau titanium
  • Sertifikat kalibrasi terlacak NIST 3 poin disertakan untuk sensor tekanan air

2. Fungsi dan Manfaat Terumbu Karang Terumbu karang mempunyai nilai dan arti yang penting baik dari segi sosial, ekonomi maupun budaya masyarakat kita. Hampir sepertiga penduduk indonesia yang tinggal di pesisir menggantungkan hidupnya dari perikanan laut dangkal. Mereka umunya masih menggunakan cara-cara tradisional dan terbatas. Disamping itu terumbu karang mempuyai nilai penting sebagai pendukung dan penyedia bagi perikanan pantai termasuk didalamnya sebagai penyedia bahan dan tempat budidaya berbagai hasil laut. Terumbu karang juga berfungsi sebagai daerah rekreasi baik rekreasi pantai maupun rekreasi bawah laut. Terumbu karang juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana penelitian dan pendidikan serta sebagai tempat perlindungan biota-biota langka. (Sudiono, 2008). Sebagaimana tertera pada Lampiran Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : KEP.38/MEN/2004, bahwa terumbu karang dan segala kehidupan yang terdapat di dalamnya merupakan salah satu kekayaan alam yang bernilai tinggi.

HOBO 250-Foot Depth Water Level Data Logger
U20-001-03-Ti

Fitur Hobo U20-001-030-Ti

  • Proteksi petir – tidak ada kabel sinyal panjang, dan perangkat elektronik dilindungi dalam wadah titanium untuk penggunaan air asin (lihat gambar lokasi sensor pencatat Ketinggian Air)
  • Perangkat lunak HOBOware Pro menyediakan konversi mudah ke pembacaan ketinggian air yang akurat, kompensasi penuh untuk tekanan barometrik suhu, dan kepadatan air.
  • Pengambilan sampel kecepatan ganda memungkinkan pengambilan sampel yang lebih cepat pada waktu kritis seperti saat pemompaan dimulai atau dihentikan.
  • Tersedia dalam 4 rentang kedalaman
  • Ideal untuk digunakan di sumur, sungai, danau, lahan basah, dan daerah pasang surut
  • Desain tabung tanpa ventilasi untuk penerapan yang andal dan mudah
  • Tersedia dalam versi stainless dan titanium
  • Sensor tekanan keramik tahan lama
  • Sertifikat kalibrasi terlacak NIST 3 titik disertakan

Manfaat yang terkandung di dalam ekosistem terumbu karang sangat besar dan beragam, baik manfaat langsung dan manfaat tidak langsung. Manfaat langsung antara lain sebagai habitat ikan dan biota lainnya, pariwisata bahari, dan lain-lain. Sedangkan manfaat tidak langsung, antara lain sebagai penahan abrasi pantai dan pemecah gelombang. Terumbu karang adalah salah satu ekosistem laut yang paling penting sebagai sumber makanan, habitat berbagai jenis biota komersial, menyokong industri pariwisata, menyediakan pasir untuk pantai, dan sebagai penghalang terjangan ombak dan erosi pantai (Sudiono, 2008). 10

3. Ancaman Terumbu Karang Berdasarkan laporan hasil penelitian LIPI (Amin, 2009) bahwa terumbu karang di Indonesia hanya 7 % yang berada dalam kondisi sangat baik, 24 % berada dalam kondisi baik, 29 % dalam kondisi sedang dan 40 % dalam kondisi buruk. Diperkirakan terumbu karang akan berkurang sekitar 70 % dalam waktu 40 tahun jika pengelolaannya tidak segera dilakukan. Saat ini, ekosistem terumbu karang secara terus menerus mendapat tekanan akibat berbagai aktivitas manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung (Suharsono, 1998). Beberapa aktivitas manusia yang secara langsung dapat menyebabkan kerusakan terumbu karang diantaranya, menangkap ikan dengan menggunakan bom dan racun sianida (potas), pembuangan jangkar, berjalan di atas terumbu, penggunaan alat tangkap muroami, penambangan batu karang, penambangan pasir, dan sebagainya.

Aktivitas manusia yang secara tidak langsung dapat menyebabkan kerusakan terumbu karang adalah

  • sedimentasi yang disebabkan aliran lumpur dari daratan akibat penggundulan hutan-hutan dan kegiatan pertanian,
  • penggunaan pupuk dan pestisida yang berlebihan untuk kebutuhan pertanian, sampah plastik, dan lain-lain.

Ancaman terhadap ekosistem terumbu karang juga dapat disebabkan oleh karena adanya faktor alam. Ancaman oleh alam dapat berupa

  • angin topan,
  • badai tsunami,
  • gempa bumi,
  • pemangsaan oleh CoTs (crown-of-thorns starfish) dan
  • pemanasan global yang menyebabkan pemutihan karang (Amin, 2009).
HOBO Water Level Data Logger MX2001

HOBO® MX2001 adalah pencatat data ketinggian air pertama di industri yang dirancang untuk pengaturan nirkabel yang nyaman dan diunduh dari perangkat seluler melalui Bluetooth Hemat Energi. Logger secara dramatis menyederhanakan dan menurunkan biaya pengumpulan data lapangan dengan menyediakan akses nirkabel ke pengukuran ketinggian air dan suhu dengan akurasi tinggi langsung dari ponsel atau tablet dengan aplikasi HOBOconnect gratis dari Onset. Logger MX2001 terdiri dari unit ujung atas dan sensor ketinggian air yang dijual sebagai satu set, ditambah kabel baca langsung untuk menghubungkannya. Kabel dapat dipesan dengan panjang dari 0,2 hingga 500m untuk ditempatkan di berbagai sumur.

Fitur MX2001

  • Pembongkaran data nirkabel ke perangkat seluler menggunakan Bluetooth Hemat Energi
  • Sensor tekanan barometrik terintegrasi memungkinkan pembacaan ketinggian air secara langsung
  • Kabel baca langsung menghubungkan sensor ke logger / pemancar ujung atas
  • Kabel termasuk anggota kekuatan Kevlar
  • Kabel dapat dipertukarkan sehingga penebang mudah untuk digunakan kembali dalam aplikasi masa depan
  • Logger dan sensor menambah panjang kabel 0,39 meter
  • Panjang kabel bisa bervariasi hingga 3% dari panjang yang dipesan
  • Panjang kabel 1, 5, 10, 15, 30 dan 60 meter tersedia; panjang kabel khusus memiliki waktu tunggu 1 hingga 2 minggu
  • Ketinggian air referensi dapat dimasukkan pada awal penyebaran
  • Gunakan HOBOconnect untuk pengaturan, melihat data, dan berbagi data
  • Didukung oleh dua baterai AA yang dapat diganti pengguna di unit ujung atas
  • Beberapa mode logging: normal, logging multi-rate dan burst-logging yang dipicu oleh peristiwa
  • Sensor keramik tahan lama
  • Tersedia dengan ujung sensor baja tahan karat atau titanium
  • Sertifikat kalibrasi terlacak NIST 3 poin disertakan untuk sensor tekanan air

4. Bentuk dan Zonasi Terumbu Karang Ada tiga bentuk utama terumbu karang yaitu terumbu karang tepi, penghalang dan atol. Terumbu karang tepi terdapat di sepanjang pantai dan mencapai kedalaman tidak lebih dari 40 meter. Antara Punggung terumbu dan pantai biasanya terdapat rataan terumbu. Terumbu karang penghalang berada 11 jauh dari pantai, dipisahkan oleh laguna yang dalam sekitar 40-75 meter. Atol merupakan terumbu karang yang bentuknya melingkar seperti cincin atau sabit yang mengitari laguna yang mempunyai dalam 40-100 meter (Nontji.,1987).

Zona-zona karang/terumbu karang meliputi (Sorokin,1993) :

a) Zona tebing terumbu dengan kedalaman ± 80-200 meter, biasa terbentuk oleh tebing curam berbatu dari bagian dasar terumbu masa lampau, umumnya ditumbuhi oleh karang ahermatipik dan sponge.

b) Zona tebing terumbu dengan satu atau dua kali dalam setahun dan meliputi area yang cukup luas

Sumber :

http://digilib.unhas.ac.id/uploaded_files/temporary/DigitalCollection/NGRhOWYzZjJiNTQyY2RkNmVlNWY1MzliNWFlNjMzZjMwZjdiNTdmMw==.pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *